Analisis
McFarlan Portfolio
Portofolio aplikasi Mcfarlan digunakan untuk menilai kontribusi SI/TI secara
keseluruhan dan efeknya terhadap kesuksesan bisnis. Menurut Ward & Peppard
(2002, p299) portofolio aplikasi adalah cara untuk membawa bersama sistem
informasi yang telah ada, yang direncanakan dan potensial untuk kemudian
menilai kontribusi bisnisnya, umunya berupa matrik dua-kali-dua, yang merupakan
metode yang sangat popular untuk menjelaskan dampak dari variabel yang tidak
berkaitan, namun saling mempengaruhi.

Gambar 2.2 Portofolio Aplikasi
(Ward & Peppard, 2002)
Menurut
Ward & Pepard (2002, p306-308) para pengguna dari suatu aplikasi yang ada,
mungkin saja memiliki penilaian dan pendapatan yang berbeda tentang
pengkategorian dari aplikasi tersebut. Satu kelompok pengguna mungkin
berpendapat bahwa aplikasi dapat dikategorikan sebagai strategic, namun kelompok pengguna yang lain mungkin berpendapat
bahwa aplikasi itu masuk ke kategori support,
high potential, atau key operational. Perbedaan ini sudah
pasti akan menimbulkan ketidakpastian analisis yang mengarah pada titik
tercapainya tujuan perencanaan secara maksimal. Oleh karena itu, untuk dapat
menghasilkan penilaian dan pengkategorian aplikasi yang tepat dan disepakati
oleh semua bagian yang terkait, diperlukan suatu alat yang dapat digunakan
untuk menilai masing-masing aplikasi tersebut.
2.2.6.2 Analisis IT Road
Map
Menurut
e-library Akademi Angkatan Udara, secara
harfian roadmap dapat diartikan sebagai peta penentu atau penunjuk arah. Dalam
konteks upaya pencapaian hasil suatu kegiatan, roadmap adalah sebuah dokumen rencana kerja rinci yang mengintegrasikan
seluruh rencana dan pelaksanaan program serta kegiatan dalam rentang waktu
tertentu.
Informasi
lain yang minimal harus dijelaskan dalam roadmap adalah tahapan atau
aktivitas-aktivitas yang harus dilakukan untuk setiap program dan kegiatan,
target pencapaian/hasil, pelaksana, penanggung jawab, dukungan yang dibutuhkan,
dan anggaran yang diperlukan.
Dalam
pelaksanaan program dan kegiatan, roadmap dapat digunakan sebagai alat bantu
dalam pengukuran pencapaian kinerja serta monitoring dan evaluasi.
Prinsip
dasar dari roadmap adalah sebagai berikut :
1.
Jelas
Roadmap harus mudah dipahami dan dapat dilaksanakan.
2.
Ringkas
Roadmap harus disajikan secara ringkas dan padat sesuai
format yang ditentukan.
3.
Terukur
Program, kegiatan, target, waktu, output, dan outcome harus
dapat diukur.
4.
Adjustable
Roadmap dapat mengakomodasi umpan balik dan
perbaikan-perbaikan yang diperlukan.
5.
Terinci
Roadmap harus merupakan rincian dari pelaksanaan kegiatan
dan hasil dari kegiatan tersebut.
6.
Komitmen
Roadmap harus merupakan kesepakatan bersama yang
memberikan gambaran kesadaran akan tanggung jawab yang harus diselesaikan.
7.
Dokumen resmi
Roadmap harus menjadi dokumen resmi perusahaan.