Rabu, 14 Oktober 2015

Analisis McFarlan Portfolio



  Analisis McFarlan Portfolio  

Portofolio aplikasi Mcfarlan digunakan untuk menilai kontribusi SI/TI secara keseluruhan dan efeknya terhadap kesuksesan bisnis. Menurut Ward & Peppard (2002, p299) portofolio aplikasi adalah cara untuk membawa bersama sistem informasi yang telah ada, yang direncanakan dan potensial untuk kemudian menilai kontribusi bisnisnya, umunya berupa matrik dua-kali-dua, yang merupakan metode yang sangat popular untuk menjelaskan dampak dari variabel yang tidak berkaitan, namun saling mempengaruhi.

Gambar 2.2 Portofolio Aplikasi (Ward & Peppard, 2002)

Menurut Ward & Pepard (2002, p306-308) para pengguna dari suatu aplikasi yang ada, mungkin saja memiliki penilaian dan pendapatan yang berbeda tentang pengkategorian dari aplikasi tersebut. Satu kelompok pengguna mungkin berpendapat bahwa aplikasi dapat dikategorikan sebagai strategic, namun kelompok pengguna yang lain mungkin berpendapat bahwa aplikasi itu masuk ke kategori support, high potential, atau key operational. Perbedaan ini sudah pasti akan menimbulkan ketidakpastian analisis yang mengarah pada titik tercapainya tujuan perencanaan secara maksimal. Oleh karena itu, untuk dapat menghasilkan penilaian dan pengkategorian aplikasi yang tepat dan disepakati oleh semua bagian yang terkait, diperlukan suatu alat yang dapat digunakan untuk menilai masing-masing aplikasi tersebut.


2.2.6.2  Analisis IT Road Map  

Menurut e-library Akademi Angkatan Udara, secara harfian roadmap dapat diartikan sebagai peta penentu atau penunjuk arah. Dalam konteks upaya pencapaian hasil suatu kegiatan, roadmap adalah sebuah dokumen rencana kerja rinci yang mengintegrasikan seluruh rencana dan pelaksanaan program serta kegiatan dalam rentang waktu tertentu.
Informasi lain yang minimal harus dijelaskan dalam roadmap adalah tahapan atau aktivitas-aktivitas yang harus dilakukan untuk setiap program dan kegiatan, target pencapaian/hasil, pelaksana, penanggung jawab, dukungan yang dibutuhkan, dan anggaran yang diperlukan.
Dalam pelaksanaan program dan kegiatan, roadmap dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pengukuran pencapaian kinerja serta monitoring dan evaluasi.
Prinsip dasar dari roadmap adalah sebagai berikut :
1.        Jelas
Roadmap harus mudah dipahami dan dapat dilaksanakan.
2.        Ringkas
Roadmap harus disajikan secara ringkas dan padat sesuai format yang ditentukan.
3.        Terukur
Program, kegiatan, target, waktu, output, dan outcome harus dapat diukur.
4.        Adjustable
Roadmap dapat mengakomodasi umpan balik dan perbaikan-perbaikan yang diperlukan.
5.        Terinci
Roadmap harus merupakan rincian dari pelaksanaan kegiatan dan hasil dari kegiatan tersebut.
6.        Komitmen
Roadmap harus merupakan kesepakatan bersama yang memberikan gambaran kesadaran akan tanggung jawab yang harus diselesaikan.
7.        Dokumen resmi
Roadmap harus menjadi dokumen resmi perusahaan.